Laporan Wartawan Pos Kupang, Ferdy Hayong
ATAMBUA, SELASA -- Lima ribuan lebih eks warga Timtim yang berada di 17 kecamatan di Kabupaten Belu, Selasa (1/4) kembali melakukan aksi demonstrasi ke Gedung DPRD Belu. Mereka berorasi di gedung dewan sekitar pukul 09.00 Wita selama dua jam, dan melakukan negosisasi dengan Wakil Bupati (Wabup) Belu, drg. Gregorius Mau Bili.
Saat itu, Wabup Belu, Greg Mau Bili, menyampaikan bahwa tuntutan warga eks Timtim sudah disampaikan Pemkab Belu melalui Bupati Belu, Joachim Lopez ke Presiden SBY. Surat warga disampaikan melalui Sekretariat Negara (Setnet) di Jakarta.
Namun karena aturan protokoler sehingga butuh waktu untuk bisa mendapat jawaban dari pemerintah pusat. Namun jawaban yang disampaikan Wabup Belu tidak digubris dan warga eks Timtim. Mereka minta agar saat itu juga pemerintah harus memberikan jawaban terkait tuntutan yang mereka ajukan.
Namun karena jawaban yang diperoleh kurang memuaskan, warga eks Timtim lalu bergerak dari gedung dewan setempat menuju Dinas Sosial Belu yang berjarak sekitar 2 km .
Di kantor ini, mereka melakukan orasi dan berteriak menuntut hak mereka. Bahkan sebagian warga sempat melempar Kantor Dinsos Belum dan sebagian melakukan pembakaran ban. Aksi ini mendapat pengawalan aparat Polres Belu.
Sampai dengan berita ini diturunkan, warga eks Timtim masih melakukan aksi massa di gedung Dinsos Belu. (*)